Skip navigation

Monthly Archives: May 2009

Akhir – akhir ini gw ngerasa kayanya gw banyak kehilangan deh…. Kehilangan apaan ya si Rani ini? Ini dia listnya….

Kehilangan spontanitas

Udah jelas toh, di postingan sebelumnya gw udah cerita kalo gw kehilangan sekali spontanitas dalam hidup gw. Entah karena gw makin dewasa, makin tua, makin berumur atau gw udah terjebak dalam rutinitas yang membuat gw makin hanyut, dan ga punya lagi keberanian buat mendobrak keluar  arena comfort zone gw. Hilangnya spontanitas juga membuat gw kehilangan….

Kehilangan kreatifitas

Hilang semuaaaaaaaaa…..

Dulu tuh tangan gw kaya punya pikiran sendiri. Gw bengong aje, secara otomatis tangan gw udah mengolah apapun yang ada depan gw. Cerita mengalir, lukisan terjadi, dan roncean kalung gw (i’m a big fans of beads anyway, walaupun sekarang sedang berkeinginan untuk mencoba druzy and cabuchons) pun muncul.

Sekarang tiap gw niat mau …. entah itu mau nulis review buku, mau membuat lukisan, mau membuat kalung….tekanan kemalasan gw begitu BESARnya…. panggilan buat berleha2 di tempat tidur sambil ngemil and baca buku JAUH LEBIH BESAR dibanding keinginan gw buat memutar otak gw biar ga karatan. Anyway, gw baru aja baca tulisan mba ini di blognya, yang kira2 bilang begini… dia rindu mau menulis review, tapi selaluuuu adaaaaaa aja alasannya, sampai dia bilang apa dia perlu balik ke dunia akademis? Karena dunia akademis itu kan menuntut kita dengan deadline dalam menciptakan karya tulis yang bermutu dan analisis yang tepat.

Jadi kalo dipikir kayanya gw juga …. apa gw butuh balik ke dunia akademis? Biar gw punya deadline yang bikin sel2 otak gw bekerja kembali, biar pabrik ide dan pikiran bisa mengolah tulisan akademik dengan analisis yang tepat itu?

Tapi emang gw akuin, gw mengalami kemunduran TOTAL. Gw tuh…. duuuh kalo bisa dibilang lebay gila… gw udah ga bisa mikir lagi deh sekarang. Persoalan apapun yang membutuhkan logika, intuisi, analisis …. gw udah pasti bakal bermuka ikan mas koki a ka T.O.L.O.L banget.

Mungkin gw harus memulai review serius gw SECEPATNYA atau balik ke dunia pendidikan dengan mengambil my french course di CCF, biar otak gw kembali terbiasa menghadapi tekanan berupa pr and ujian akhir.

Btw gw juga ….

Kehilangan empati

Gw bukan tipe orang yang suka ngomongin orang (walaupun kadang2 khilaf),

Gw ga suka mencaci orang (walaupun kadang2 lidah selip),

Tapi bukan sekali dua kali gw mencela pemerintah karena kurang tanggap dengan nasib rakyatnya. dan gw sama sekali tidak mau menjadi manusia yang hobinya mencela tapi tidak berbuat sesuatu. Seperti halnya manusia2 yang gw kenal dan gw tau.

Tapi omongan tinggal omongan, niat tinggal niat….

Pada akhirnya gw berubah menjadi seperti salah satu dari mereka.

Rasa kemanusiaan gw hilang, begitupun empati gw.

Ketika gw mencela manusia karena tidak berempati pada manusia lain, maka gw mendapati diri gw berlaku seperti mereka. Gw cela karena mereka egois, maka egoislah gw.

Ampuni aku Tuhan!!! Mungkinkah diriMu mengingatkan aku agar tidak takabur, riya dan sombong?

Begitu sayangnya Dia padaku…. masih diingatkan-Nya gw pada kebobrokan gw, tapi tetep cueklah gw pada ajaran-Nya. Jangan sampai gw ditinggalkan oleh-Nya…hiiiiy, mendingan ditinggal pacar dibanding ditinggal Tuhan.

Eh ngomongin pacar….gw baru sadar gw juga kehilangan…..

Kehilangan rasa suka pada orang

Hum….. how much i missed those moment.

The moment when you felt a butterfly in your stomach whenever you dialed his number, your heart thump like a trapeze player swinging around in your heart when he smiled at you, looked at you, whispering in your ears and told to you in a very soft voice that you, the only one could heard,…. Je t’aime…. I love you….., I missed that.

A sparks of jealous when he told you that he met a very beautiful lady, or when he helped some woman, you afraid that he might turn away from you…. It’s beautiful……

Those feeling…..

Stupid sometimes, make you acted like a teenager one no matter how old are you.

I guess it’s been one years since the last time I felt that…..

Funny….

I suffer from this feeling long enough….

But when I started to date someone, and another…. Even I can’t survive for more than one years.

The poisonous feeling….

Anyway…. Gw…. Sedang….krisis bacaan…. Duuuh!!! Kayanya udah 3 bulan berlalu semenjak terakhir gw beli buku.

Sedih….

Lebih merana dibanding diputusin pacar…. Kalau di dunia gw ga ada buku baru…..

Anyway list buku yang udah terbit dan GW BELUM PUNYA itu adalah…..

Three cups of tea dan honeymoon with my brothers.

Oh budget bukuku!!!!!!!!!!

Dan….

Setelah era twilight saga berakhir, yang artinya gw udah puas baca and hunting semua serialnya…. (petualangan buku gila gw…. Dimana akhr tahun 2008 ke awal 2009, gw habiskan dengan berburu buku satu ini…. 4 serial gw babat semua, kalah dah perburuan Harry Potter gw, mengingat Twilight Saga lebih gila)….

Gw itu kolektor buku ari 3 pengarang sebenarnya, Joostein Gaardner, Paulo Coelho dan Milan Kundera.

Joostein gaardner membuat gw pintar, karena semua bukunya walaupun fiksi, tetapi penuh muatan ilmu pengetahuan dan filsafat. Dunia Sophie misalnya adalah buku filosofi sejati, sementara Maya campuran antara filsafat dengan evolusi biologi. (baguslah buat gw yang kalo ketemu eksakta otak gw jadi mampet gila kaya selokan busuk).

Paulo Coelho adalah my self help trainer…. Semua bukunya, once again, fiction, even though some character based from the author personality, berisi kisah2 moral yang bisa membuat pembacanya bangkit dari apapun yang menjatuhkan dia.

Meanwhile Monsieur Kundera…. His books is my FAVOURITE EVER!!!!!!!!!!! No need to say anything about this man…I love all his writing.

Kalau gw mau ketawa ngekek gw akan baca bukunya Nora Ephron, I Felt Bad About My Neck, dan bukunya David Sedaris, Me Talk Pretty One Day.

Kalau gw mau merasa romantis, gw akan baca bukunya Audrey ninefegger, The Time Travellers Wife dan Twilight Saga …. Ya iyalah.

Gw punya buku2 lain yang akan gw baca dalam occasion berbeda.

Tapi …..

Bukunya Milan Kundera tetap numero Uno!!!!!!!!!!!!!!!!!

Gara2 akhir2 ini sering ngumpul sama para ibu2 muda and their batita and balita, kita2 jadi terdorong buat nyiptain kata2 baru demi menjaga kesucian hati dan pikiran para kurcaci manis itu.

Contohnya: babi kita ganti jadi babai, cebok jadi celeguk, pantat jadi potato, burung a ka penis jadi pensil, dan miz V a ka vagina jadi voyager.

Halah…. Ko ya jadi kreatif begini? Tapi alesan temen gw, yang padahal juga masih sama2 single kaya gw ditengah lautan ibu2 muda ituh….

“kita kan harus menjaga kesucian jiwa para generasi penerus bangsa Ran, dan tentunya biar kita tetap bergosip dengan asyiiik”

Membuat gw jadi tercengang dan merasa terpukul….alangkah mulianya temen gw ituh…pikirannya jauh kedepan, demi menciptakan kosakata yang luhur agar anak2nya bisa menjadi generasi muda Indonesia yang berbudi pekerti dan sopan santun.

Cuma…. Sih… kata2 itu kan jadi secara tidak langsung kalau sering disebutkan bisa terpatri dalam ingatan kita ya? Gimana kalo salah satu dari anak2nya temen gw itu jadi Dokter Kandungan, atau Dokter Kelamin atau penyuluh pernikahan, dan ketika dia menerangkan kepada pasiennya, dia akan menerangkan begini….

“jadi bapak dan ibu, dalam hubungan seksual itu ya, ada penyakit kelamin yang namanya herpes dan sipilis yang menyerang pensil dan voyager

Atau

“AIDS bisa menular melalui anal seks yang dilakukan melalui potato

Atau kebayang ga sih Bapak2 berjas a la anggota DPR, pas rapat dengar pendapat DPR menyatakan bahwa….

Flu Babai telah menjadi pandemik nasional….

Sudahlah…. Gw males ngebayangin apa yang akan terjadi ketika generasi murni itu dewasa nanti.

Gw malah belakangan kepikir…. Sayang gw udah terlanjur bikin blog, kalo ga kan bisa gw pake tuh istilah…. babaiceleguk@yahoo.com atau celegukvoyager@blog.com….,

asal jangan diartiin aja sih….soalnya kalo ada yang ngeh sama aslinya bisa gaswat.

Anyway busway… tadi gw baru menjelajah blog2nya temen2 gw….biasa deh kebiasan menjelang tanggal merah, semangat kerja menguap (alesan, padahal sih aslinya emang males hehehehhe).

Maka mampirlah gw ke blognya mister ini….dan pas bagian tanggal pentingnya ituh….gw aga2 takjub membaca…well…. Sebenarnya gw ga ngeh juga itu apaan. Semacam museum pribadi dia, atau memang tanggal penting buat dia. Karena isinya Cuma terdiri dari dua hal:

1. the day she’s mine

2. the day she left me/the day i left her

HAH? Dan pas gw perhatiin itu kolom ada kali 8 yang isinya Cuma dua hal. jadi…. Dia itu kesimpulannya udah pacaran 8 kali…. Apa itu prestasi dia ya? Atau emang dia orangnya metal abis a ka mellow total? Duh ada2 aja manusia jaman sekarang…. (et dah, kaya gw bukan manusia jaman sekarang aje).

Dan…. hei hei gw punya resolusi baru…. Berkaitan dengan hilangnya spontanitas hidup gw…. bagaimana jiwa gw yang selalu bergejolak itu (mual mode on), menuntut kepada seorang Rani untuk be kreatif dan menjalankan impian dia, travelling….. Maka gw memutuskan untuk….

Hei arti sebenarnya travelling kan jalan, dan jalan disini bukan berarti gw harus jalan ke luar negeri atau ke raja ampat buat diving. Muter2in museum kan juga bisa? Yang gw butuhin Cuma jalan dan kesendirian doang kok.

Dan karena budget gw juga lebay banget, mimpi travelling ke raja ampat, wakatobi, alor, tibet, peru dan karibia masih boleh lah, ga ada salahnya kan mimpi itu? Pasti terwujud sih Cuma ga dalam waktu dekat. Yang deket2 dulu aja kali ye…. Kaya daerah jawa juga kalo dipikir2 tempat yang dikunjungi masih banyak kok. Dan yang kita butuhkan dalam perjalanan Cuma kamera dan kekuatan imajinasi dan kreativitas buat bikin perjalanan itu seru.

Jadi si babaiceleguk ini kayanya pelan2 sih, bakal ngejalanin perjalanan hidupnya itu.

Hidup Babai Celeguk!!!! cayooooo

Tiba-tiba gw diserang rasa kangen padanya…sungguh aneh sekali. Gw pikir awalnya mungkin karena pengaruh gw naek taxi yang supirnya tiap 5 menit sekali itu tidur dan nyaris membawa gw n pren gw pada malaikat maut, jadi saking tegangnya gw berhalusinasi. Atau mungkin karena tiupan angin sepoi2 waktu gw naik ojek bareng abang2 berjaket kulit bikin gw ngantuk makanya gw rada ngayal. Tapi kayanya…engga tuh.

Dan gw pikir rasa kangen itu mungkin juga muncul karena gw laper. Rasa lapar akan membuat manusia berhalusinasi, jadi mungkin saking kelaperannya gw langsung berhalusinasi bahwa gw sedang kangen.

Ternyata setelah satu piring metung porsi kuli, plus pisang goreng nanas kismis, rujak timun plus apel ditutup ngemilin kerupuk udang n biscuit coklat 3 biji…. Gw tetep kangen.

Okey… mungkin kangen ini timbul karena gw baru pulang kantor, masih diserang bau badan a la bandot maka gw berhalusinasi kangen. Tetapi setelah gw mandi…. Tetep aja gw masih kangen.

Rasa kangen yang bukan kangen band dan konyol itu masih mengikuti gw dan bikin gw rada insomnia, dan memutuskan untuk menyetel lagu Lea dari group band merek kakus itu…TOTO, berulang2 dan kayanya bentar lagi tape gw akan mengerang muak. Dan membuka laptop malem2 karena percuma…. Gw lagi dalam keadaan trans a la maia and mey chan. Mau merem, miring kiri, miring kanan, tengkurep, melotot, tetep aje….inget dia.

HUH Kualat kali apa gw ya? Masa gw baca buku david sedaris….seperempat buku, gw udah ga inget lagi apa yang gw baca….KATROOOOOOOOOOOO.

Tapi… kalo dibilang atau ditanya…. Jadi Rani, apakah kamu sedang jatuh cinta padanya? Ga sih. Cuma ga tau kenapa…. kekorsletan otak gw malam ini tiba2 nyerempet salah satu kabinet memori sialan gw yang isinya muka manusia satu itu.

Plus gw baru nyadar gara2 tadi pagi manusia informasi kereta salah ngumumin kedatangan kereta, mengakibatkan gw melakukan manuver loncat bajing dan mengakibatkan lutut gw memar biru-merah menyebalkan yang bikin gw udah kaya perempuan korban KDRT suami gila.

Terus apa hubungannya memar sama kangen? Ya ga ada sih….

Wah rani….hari ini kamu sungguh aneh.

Keanehan lain….gw pikir Manohara Pinot itu tadinya sodaraan sama Riyani Djangkaru…secara coba deh diperhatiin, mukanya miriiip banget.

and gw baru ngeh kalo outfit gw pagi ini, ternyata lebih cocok buat orang pergi jalan2 sambil ngerokok dan bukannya pergi kerja.

pfiuh….

whatever lah

i just watched rachel getting married… AGAIN? Yeah I knew that I’m a little bit weird when handling with some of my favorite movie. Got some bad habit that I’m gonna watched it over and over again. But without tears these time.

My favorite scene in those movie is a scene that related with… well… I guess you couldn’t answer it…

The wedding…

Okay….okay… I knew it that wedding is not my favorite subject and yes, I am always avoiding it…. And to tell ya the truth a little bit afraid with those words and subjects….

But….

I don’t know… I just….well…. I found out that the wedding in these movie is soooo beautiful and unique. A type of wedding that I might be used for my wedding someday.

A simple one, only attending by family and close friends, the atmosphere is fun, we knew everybody and every guest knew us. The idea of using sari as wedding gown is quite cool. Hey I could use all those sari and my husband could use salwar kameez and we still commit our promise of loyalty in front of penghulu…so? I guess there is nothing wrong.

Honestly I don’t like wedding reception in a big building with thousand guest that I even didn’t knew and we just standing in front of everyone like we are a fucking statue…GOSHHHH.

My ideal wedding will be akad at mosque, and lunch party after that somewhere, where me and my partner could go around and greet the guest, company with jazz music, white flower….that’s it…a simple one?

Anyway… I guess I am already reached one step where I… Rani…already thinking about my dreams wedding master plan…hmmm….not terrified I guess.

And…. Well…. I don’t know….

What’s next?

Find a guy who could be my truly soulmate? Hmmmmm…..

Pernahkah kamu merasa bosan pada rutinitas yang kamu jalani sehari – hari? Setiap hari kamu melakukan hal yang sama 24jam sehari, bertemu orang yang sama 24 jam sehari dan bangun keesokan harinya hanya untuk melakukan hal yang sama?

Kalo iya…. maka saya ucapkan selamat datang di dunia saya

Saya perempuan single berumur 29 tahun, 29? Masih single? Hei saya tahu setahun lagi saya tembus angka 30, dan pada umur 29 belum punya pacar…sama saja dengan tembus angka 30 dan setelahnya dibayang-bayangi oleh hantu menakutkan yang namanya….KESENDIRIAN dan dihantui panggilan kedua yang membuat bulu kuduk semua perempuan berdiri dan orang tua jadi rajin beribadah melantunkan doa2 agar anaknya laku…PERAWAN TUA.

Jadi pada saat ini wajarlah kalau saya mulai diserbu bendungan air bah pertanyaan. Mulai dari:

  1. udah punya pacar belum?
  2. ha? Belum punya pacar juga?
  3. tapi ada kan yang lagi ditaksir?
  4. ha? Ga ada juga yang ditaksir?
  5. trauma ya sama mantan yang dulu?
  6. kalo ga trauma ko Belem pacaran juga?
  7. tapi…kamu masih suka laki2 kan?

Bisa kamu bayangkan itu? 24 jam sehari dalam seminggu!!! Diserbu pertanyaan yang itu2 juga.

Okay back to rutinitas 24 jam saya, setiap hari saya memulai hari dengan beribadah pagi, dilanjutkan dengan tidur kembali sampai jam 7, bangun, nyalain radio atau tape whatever…yang pasti saya harus mendengar lagu pagi2 sebelum beraktivitas dan malam menjelang tidur, mandi, minum susu, berangkat, bengong di stasiun kereta api menunggu ekonomi ac, turun di stasiun tujuan, naik angkutan selama 5 – 10 menit, nyampe kantor, buka FB, Email, Blog, kerja, makan siang, kerja, pulang.

Every single day, selama 5 hari seminggu. Terkadang diselingi dengan pertemuan dengan teman2 after office hours. Tapi… menjalani rutinitas yang sama sepanjang hari…..membuat otak saya agak overload.

Apakah saya mengeluh? Tidak…saya tidak mengeluh….

Buat apa mengeluhi nasib yang emang udah jadi garis hidup saya?

Toh saya harusnya bersyukur sampai detik ini saya masih hidup, punya pekerjaan, orang tua lengkap, teman2 kantor yang baik dan sahabat2 yang tidak pernah meninggalkan saya sejelek apapun kelakuan saya.

Tapi….

Kenapa…..

Saya masih merasa kosong ya?

As a human, sebenarnya cita2 saya ga neko2 kok, saya ga punya cita2 pengen punya berlian 24 karat di setiap jari2 saya, rumah di kemang, mobil built up, yacht atau helikopter yang Siap sedia mengantar saya kemana-mana.

Saya Cuma pengen bisa ngajar dan travelling.

That’s it.

Dan spontanitas kehidupan saya kembali.

Saya Cuma pengen bisa pergi ke suatu tempat secara spontan, tanpa mikirin kerjaan, matiin hp, menyendiri, merecharge jiwa saya. Seperti cita2 saya dulu, pergi travelling Cuma ditemani buku dan kamera.

THAT’S IT.

Tapi kenapa begitu susah diwujudkan?

Baru aja kelar nonton lost in translation….menyadari bahwa kayanya kadang2 gw juga suka lost in translation.

Walaupun ga nyampe insomnia.

Tapi ngeliat kehidupan dua tokoh yang tinggal di hotel, well… I don’t know. Gw juga suka ngerasa ga nyaman aja sih kalo di hotel. Ga tau kenapa rasa keterasingannya besar sekali. Diterpa kegilaan ga bisa tidur, nonton tv sampe sampe jam 1 pagi, memandangi Jakarta di waktu malam menjelang pagi dan baru bisa terlelap jam 2 pagi (dengan catatan kalau gw tidur sendirian ya, kalo ada temennya sih…jam 12 juga gw udah tidur).

Kesimpulannya? : Rani ga bisa tinggal di apartemen, apalagi kalo apartemennya lantainya tinggi, bisa mellow gila dia.

Again, melihat tokoh Charlotte yang hobi merambah Jepang especially Tokyo…. Uh well….gw teringat pada gw di masa muda (tsah) yang punya hobi bengang – bengong di pinggir jalan, karena kebosanan menyerang akhirnya memutuskan untuk jalan2 ke Gramedia Blok M atau ke Senayan sekedar nongkrong di Kinokuniya, tau2 nyasarnya ke Museum Kota.

Kayanya sekarang gw udah jarang deh menjelajah Jakarta atau terdorong naluri dan mendadak naik sembarang bis dan menemukan gw berada di satu tempat yang gw baru kesitu SENDIRIAN, which is itu merupakan rekor pribadi gw.

Sekarang kalau mau jalan kayanya pertimbangan gw buanyak banget.

Mulai harus terorganisir lah, budget lah, males lah…..pokonya GA BISA SPONTAN DEEEEEH!!!! Ga heran hidup gw akhir2 ini tawar gila.

Gw jadi pengen balik ke 9 tahun yang lalu, memasuki usia 20 dengan mata berbinar2 karena memasuki angka kepala 2, dimana segala hal dilegalkan disini….drugs, alcohol, sex, married, having a baby, work, driving, living by yourself.

Memasuki usia 25 tahun hidup gw jadi well organized begini.

Bagus sih….

Tapi….

I MISS MY SPONTANEUS!!!!!!!!!!!!

Sedih

Maybe i am really lost in my translation…menuju kedewasaan.

Jujur aja saya bukan orang yang kreatif. Saya bukan tipe manusia yang bengong selama lima detik dan tiba2 tangan saya secara ajaib dan otomatis sudah bisa menciptakan karya masterpiece di atas selembar kertas orat- oret ataupun bentuk2 ajaib dari berbagai macam benda semisal patung monalisa dari tusuk gigi.

Dalam hal penulisan pun saya juga bukan manusia kreatif, saya pernah mengutip beberapa kalimat dari beberapa blog, terutama blog manusia ini dan ini yang selalu bikin saya takjub. Yang laki2 karena dia konyol dan lucu luar biasa tetapi suatu waktu bisa jadi manusia dengan penulisan yang dalam. Dan yang perempuan, karena dia…well…tulisan dia luar biasa artinya, pokonya two thumbs up deh buat mereka berdua.

Terkadang gw bahkan tidak mengerti bagaimana suatu tulisan bisa lahir. Bagaimana penulis bisa merangkai kata2, melakukan research dan menghidupkan tokoh2 fiktif dengan latar belakang beneran, plot cerita yang kuat dan tidak kehilangan arah.

Saya pernah…bukan Cuma sekali…berkali2 bahkan….mencoba menulis cerita. Tokoh2nya ada, plotnya ada, tetapi di tengah jalan semuanya musnah. Mandek. Mendadak ketika saya membaca ulang, saya merasa bahwa tulisan saya luar biasa KONYOL, BODOH dan TIDAK JELAS.

Saya bahkan takjub ketika beberapa orang mampir ke blog saya dan berkomentar begini….

“tulisan kamu bagus juga”

Ha? Ko bisa?

Saya menulis tanpa tujuan, saya menulis hanya untuk menumpahkan uneg2 saya, karena saya bukan tipe yang bisa bicara mengenai perasaan saya, impian saya, pikiran saya.

Dan saya tidak mau menulis diary….

Karena kalau saya menulis diary berarti saya menyimpan semua untuk saya sendiri, sementara saya butuh bicara dengan seseorang, maka saya membuat blog.

A N E H  S E K A L I

Tapi begitulah saya, sepertinya ada yang korslet di otak saya, sehingga jalar pemikiran saya berbeda dengan manusia pada umumnya, dan perempuan khususnya.

p.s: actually….saya ingin sedikit mengubah karakter saya. Saya bosan jadi manusia yang suka memecahkan ketenangan di kantor, saya ingin jadi manusia yang sedikit diam Semarang

p.p.s: terinspirasi dari manusia ini, well…. Bicara mengenai patronus saya, patronus akan terjadi ketika saya sebagai harry potter memikirkan kebiasan saya ngupi sambil dengerin jazz ditengah kesunyian.

Kadang ada satu hari dalam hidup dimana kita harus berhenti dan berfikir ulang mengenai prioritas dalam hidup. To be honest, untuk saat ini gw belum dapat prioritas hidup, yang mana hidup gw masih mengalir seperti air, kemana nasib membawa gw, kesitulah gw ikut.

Dan Setelah Dipikir-pikir Gila banget ya gue? Mana ada orang hidup tanpa prioritas dan tanpa tujuan akhir? Mau jadi pengemis apa gw ntarnya? Duh amit – amit deh. Jadi… gw memutuskan untuk membagi beberapa fase dalam keidupan gw yang tiap gw doa sering banget gw minta ampe… Tuhan, semoga kau jangan bosan mendengarkan doa gw yang itu2 juga.

karir yeah macamnya gw punya pekerjaan bergengsi aje…. Tapi gini aja deh, gw kerja di Proyek Pemerintah yang akan berakhir di tahun 2011, ga ada jaminan buat gw disini, Either itu masa depan, atau apapun yang berbunyi permanent. Siapa juga yang mau ngabisin hidupnya being a temporary staff? Jadi… kayanya…. Bukan kayanya lagi… gw mesti nyari jaminan masa depan di tempat yang lebih menjamin kepermanenan gw. Yeah at least tempat yang bisa menjamin gw, jadi gw bisa punya apartemen (subsidi at least), gw bisa traveling every year and gw bisa beli microwave…. (yeah baby I’m addicted with this one, the tools that can make my life far far more easier). Terakhir gw menyadari bahwa karena gw masih sangat haus akan dunia pendidikan (dooh bahasa gw) maka sepertinya lebih baik kalo gw…..

Pendidikan Ambil pekerjaan yang berhubungan dengan dunia pendidikan, macamnya gw jadi pengajar gituh. Karena semenjak gw selesai ambil master gw, kayanya ko gw jadi jarang ya menulis sesuatu yang bersifat akademis? Seringnya malah tulisan yang berbau2 curhat, mengeluh, menyela orang? Terus ilmu gw mau diapain? Kan sayang? Dan terhambat masalah financial dikarenakan pekerjaan yang tidak menjamin masa depan ituh, gw sampai detik ini belum bisa kembali ke pangkuan CCF tersayang dan sesuai cita2 kelar S2 ngambil academic writing supaya gw bisa nulis hal2 yang berbau akademik dengan lebih berbobot lagi, at least kalo gw bisa lancer menulis dalam bahasa negeri Paman Sam, setidaknya tulisan gw kan bisa tembus sampai luar negeri. Gw nya sih gpp deh tetep stay di Jakarta, tapi setidaknya tulisan gw bisa jalan2 sampai Negara orang

Jodoh Uh topic yang paling tidak gw suka sebenarnya. Sedari gw memasuki masa puber dan mulai dikejar2 pertanyaan dari…. “jadi lagi naksir siapa nih Sekarang?” Menuju ke ”siapa pacarnya sekarang?” Dan yang paling mutakhir ”ko ga nikah juga” The nightmare still continue. Wahai semua manusia yang perhatian sama saya, bukannya saya ga mau punya pacar, mau banget kok, bukannya saya ga mau nikah, siapa juga yang ga mau…main rumah2an dapet bonus anak (hehehhehe)….. Cuma kalo emang umur segini belum keliatan yang namanya jodoh ya jangan dipaksa doooong…. Emangnya nikah itu segampang beli snack di mall? Kalo emang gampang mah dari dulu gw juga udah nikah, tong!!!

Lah kadang beli snack juga….. Dari rumah udah niat mau belinya chitato, hello panda warna merah, coklat zupernut and coca cola, ampe mall juga pilihan bisa berubah 180 derajat, apalagi nikah yang ga bisa main2….

Tapi itulah orang dengan kodrat sebagai mahluk paling social di muka bumi, ga bisa liat manusia lain merana sendirian (padahal belum tentu juga dia merana). Dan gw paling sebel ketika gw mengutarakan jawaban gw atas pertanyaan2 annoying ituh, dan respon orang di hadapan gw mengaitkan jawaban gw dengan …. none other than MY AGE…..

Ada yang responnya…. “udah jangan kelamaan mikir, udah tua juga, inget perempuan itu punya masa produktif loh”

Ke

“ya wajar ya lo masih santai, secara lo juga masih muda”

Waduuuuh sodara2 umur bukan jaminan!!!! Doh kalo menyangkut pertanyaan yang satu ini kayanya jawaban serba salah semua ya? Sedih deh gw, Cuma kalo emang satu lelaki yang seharusnya jadi jodoh gw sehidup semati belum dilempar ke depan muka gw, pagimane juga gw nikah? Masa gw nikah ama puun? Indihe dong.

jadi untuk saat ini kayanya gw cuma bisa sabaaaaar tiap ada orang yang bawel merhatiin gw.

obsesi: diambil fotonya didalam air pake gaun

mirip seperti: nadine Chandrawinata dan Drew Barrymoore

tapiiiiii belum kesampaian

gw ga ngerti deh….. kenapa….status single jadi masalah ya? emangnya ada masalah kalau gw udah nyampe umur 29 terus gw masih sendiri? please dong ah, dunia juga ga bakal kiamat kalo gw masih sendirian. dan kayanya gw juga ga depresi2 amat kalo sampe umur segini gw masih belum nemu lelaki yang,,,bisa bikin gw panas dingin, meriang, jantung trampolin mendadak waktu gw deket dia. justru kalo gw terburu2 mencari someone right out there karena desakan umur, terus gw salah milih, kalo ternyata orangnya psycho…hobinya nyilet2 gw and gampar gw…kan gw juga yang susah? jadi…. let it flow aja deh gw percaya ko kalo someone out there sedang menunggu gw, tsah…. bahasa gw dimanapun dia berada, ketemu dimanapun gw sama dia….. santai aja

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.